Resiko Brexit Meningkat, Sterling Tertekan

By on March 23, 2016

Pound kembali melanjutkan penurunan pada hari Rabu seiring bertambahnya kecemasan mengenai keluarnya Inggris dari Uni Eropa, yang dikenal sebagai Brexit, pasca aksi serangan teror di Belgia. Brexit sendiri telah menekan performa sterling sejak awal tahun karena dikhawatirkan akan menghambat pemulihan ekonomi.

Data hari Selasa kemarin yang menunjukkan laju inflasi masih berada jauh di bawah target Bank of England pada level 2% dan defisit anggaran yang berada lebih besar dari estimasi ekonom turut memicu aksi jual terhadap sterling. Moody’s Investor Service memperingatkan perusahaan-perusahaan di Inggris mungkin akan menghadapi downgrade rating kredit jika voting menunjukkan hasil Brexit.

Sementara hasil jajak pendapat oleh ICM pada hari Selasa menunjukkan dukungan agar Inggris meninggalkan Uni Eropa mencapai 43%, 2% lebih tinggi dari yang mendukung untuk bertahan di dalam Uni Eropa. Tiga bulan menjelang referendum tanggal 23 Juni, hasil polling terhadap 2,000 orang yang digelar tanggal 18-20 Maret menunjukkan hanya 41% yang memilih untuk bertahan di dalam Uni Eropa.

askmisstrader

About askmisstrader

Jangan ragu untuk bergabung, berdiskusi dan berbincang bersama kami tentang dunia bisnis keuangan khususnya pialang berjangka. Akan ada banyak tips menarik dan analisa mendalam yang bukan sekadar curahan hati para trader tapi juga penuh dengan semangat untuk kemajuan.
Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty