Pasar Minyak Melonjak Respon Usaha China Dan Arab Saudi

By on March 1, 2016

Harga minyak mentah melesat pasca China mengumumkan usaha terbarunya untuk menangkal perlambatan ekonomi dan Arab Saudi yang menyambut langkah kooperatif untuk menstabilkan pasar. Langkah bank sentral China memangkas Giro Wajib Minimum (GWM) perbankan mengangkat harga minyak, mengharapkan peningkatan dana untuk pinjaman yang lebih besar di negara konsumen energi terbesar di dunia. Langkah ini dianggap sebagai stimulus yang cukup untuk memicu aksi beli dalam pasar minyak meskipun ini merupakan yang kelima kalinya People’s Bank of China (PBoC) melakukan aksi yang sama dalam setahun belakangan.

Arab Saudi, produsen minyak terbesar dalam OPEC, menjadi perhatian setelah menyiratkan keterbukaan untuk solusi terkoordinasi untuk menstabilkan pasar, meski belum mengubah kebijakannya untuk tidak memangkas produksi. Arab Saudi menyatakan akan mengusahkan ketabilan dalam pasar minyak dan akan tetap berkomunikasi dengan produsen utama dalam rangka menjaga volatilitas dan terbuka dengan aksi kooperatif.

Harga minyak mengakhiri perdagangan naik 3,3% dibandingkan harga penutupan sebelumnya di level $33.90 per barel.

askmisstrader

About askmisstrader

Jangan ragu untuk bergabung, berdiskusi dan berbincang bersama kami tentang dunia bisnis keuangan khususnya pialang berjangka. Akan ada banyak tips menarik dan analisa mendalam yang bukan sekadar curahan hati para trader tapi juga penuh dengan semangat untuk kemajuan.
Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty