Minyak Mentah Menguat Respon Laporan Suplai

By on September 13, 2016

Perdagangan minyak mentah berakhir menguat sekitar 0,4% di kisaran $46 per barel pada hari Senin setelah suplai di pusat pengiriman minyak mentah AS dilaporkan berkurang dalam jumlah besar, serta sentimen positif dari pelemahan dolar AS. Anggota FOMC Lael Brainard menyarankan agar bank sentral mempertahankan suku bunga rendah dan ini melemahkan dolar AS.

Penyedia data Genscape melaporkan suplai di pusat pengiriman minyak mentah Nymex di Cushing, AS, berkurang lebih dari 1,2 juta barel dalam sepekan yang berakhir tanggal 9 September.

Pasar juga mengabaikan laporan bulanan Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) yang mengindikasikan kelanjutan banjir suplai minyak global. Padahal laporan OPEC ini memberikan gambaran fundamental yang buruk. Produsen minyak shale AS masih mempertahankan produksinya dan proyeksi permintaan diturunkan, lapor OPEC. Kondisi ini dapat membuat kartel minyak mengurungkan niatnya membatasi produksi saat pertemuan informal pada tanggal 26-28 September.

Harga minyak mentah ditutup di level $46.06 per barel pada perdagangan hari Senin (13/9) atau naik $0.18 dari level penutupan sesi sebelumnya. Bias bearish dalam jangka pendek untuk menguji support terdekat di kisaran 45.20. Resisten terdekat berada di area 46.75.

askmisstrader

About askmisstrader

Jangan ragu untuk bergabung, berdiskusi dan berbincang bersama kami tentang dunia bisnis keuangan khususnya pialang berjangka. Akan ada banyak tips menarik dan analisa mendalam yang bukan sekadar curahan hati para trader tapi juga penuh dengan semangat untuk kemajuan.
Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty