Minyak Anjlok 2.3% Karena Tekanan Teknikal, Ketakutan Terhadap Cadangan AS

By on March 16, 2016

Harga minyak jatuh pada hari Selasa, memperpanjang kerugian untuk hari kedua beruntun, karena pelaku pasar mengutip dari teknikal resisten setelah harga bergerak di atas $40 per barel dan ketakutan bahwa cadangan minyak mentah AS terus naik meskipun produksi turun.

Ketidakpastian atas bagaimana Federal Reserve akan berikan kata-kata pada pernyataan kebijakannya pada hari Kamis malam juga membuat gelisah pasar keuangan meskipun diperkirakan bank sentral AS akan sinyalkan laju kenaikan suku bunga yang lebih lambat.

Harga minyak telah reli sekitar 50% dalam enam pekan di tengah pembicaraan bahwa produsen utama minyak berencana untuk menahan output di level Januari yang telah mendongkrak harga yang telah merosot ke level terendah 12 tahun karena melimpahnya suplai.

Namun setelah melonjak ke level tertinggi dalam tiga bulan untuk lebih dari $41 per barel pada Brent dan $39 pada minyak WTI pada pekan lalu, reli terlihat mulai lelah, ucap para analis.

Data dari pemerintah AS pada hari Rabu diperkirakan akan menunjukkan cadangan minyak mentah AS di rekor tertinggi dadalam lima pekan beruntun dengan turunnya produksi minyak shale.

Minyak WTI berakhir di $34.64 per barel, turun 84 sen, atau 2.26%, setelah menyentuh level terendah 4 Maret.

askmisstrader

About askmisstrader

Jangan ragu untuk bergabung, berdiskusi dan berbincang bersama kami tentang dunia bisnis keuangan khususnya pialang berjangka. Akan ada banyak tips menarik dan analisa mendalam yang bukan sekadar curahan hati para trader tapi juga penuh dengan semangat untuk kemajuan.
Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty