Masa Depan Bitcoin dan 10 Fakta Lainnya

By on December 18, 2017

Maraknya bitcoin yang kini hadir di Indonesia membuat banyak pertanyaan di kalangan masyarakat terkait keberadaan mata uang virtual ini. Tak jarang perdagangan bitcoin sering dibandingkan dengan trading forex. Yang menjadi perbedaan utama diantara keduanya adalah sisi keamanan dan legalitasnya, dimana bitcoin masih diragukan keamanannya dan sudah jelas penggunaannya ilegal di Indonesia.

Untuk mengetahui lebih jauh tentang bitcoin, berikut 10 fakta bitcoin dan beberapa perbandingannya dengan trading forex yang perlu Anda ketahui.

1. Sekilas tentang Bitcoin

Bitcoin adalah implementasi pertama dari cryptocurrency atau mata uang virtual. Dikenalkan pertama kali pada tahun 2009 dengan jumlah bitcoin yang beredar pertama kali sebanyak 50 bitcoin. Penemunya dengan nama samaran Satoshi Nakamoto hingga kini belum jelas apakah dia adalah seseorang atau nama kelompok atau golongan yang berkecimpung di dunia penyandian (kriptografi).

2. Cara mendapatkan Bitcoin

Mendapatkan bitcoin bisa dengan membelinya langsung atau dengan penambangan digital. Proses penambangan atau bitcoin mining dilakukan melalui pemecahan serangkaian persoalan matematis(puzzle) berdasarkan tingkat kesulitan tertentu. Ketika penambang atau miners berhasil menyelesaikan persoalan matematis tersebut, maka miners akan mendapat block reward berupa pecahan bitcoin. Untuk membelinya secara langsung juga beresiko tinggi karena sering terjadi penipuan.

3. Sifat bitcoin yang terdesentralisasi

Salah satu alasan mengapa sering terjadi penipuan dan penutupan perusahaan bodong yang mengatasnamakan investasi bitcoin karena sifatnya yang terdesentralisasi. Artinya, sistem bitcoin yang tidak memiliki otoritas sentral untuk mengatur peredarannya. Ini juga yang menyebabkan nilai bitcoin sangat volatile.

4. Jumlah bitcoin terbatas

Jumlah bitcoin di dunia hanya ada 21 juta bitcoin. Diperkirakan penambangan bitcoin terakhir bisa dilakukan tahun 2140. Sedangkan jumlah yang beredar di dunia kini sudah mencapai 12 juta bitcoin.

Berbeda dengan trading forex, mata uang yang beredar dikendalikan sesuai supply and demanddalam pasar. Bank Sentral sebagai pemain utama pasar menjadi pengendali peredaran mata uang dalam forex.

5. Apa yang terjadi bila bitcoin sudah mencapai limit?

Ketika bitcoin sudah menyentuh limitnya, otomatis block reward juga akan menipis. Agar bitcoin ini tetap berharga di tangan para penambang atau miners, maka perlu biaya transaksi yang ditentukan. Miners akan mengumpulkan biaya transaksi ini tidak peduli seberapa besar biayanya karena sifat bitcoin yang tidak diatur oleh otoritas apapun. Ketika biaya transaksi sangat tinggi dan tidak terkendali, maka diprediksikan bitcoin tidak bisa digunakan lagi.

6. Volatilitas bitcoin

Pergerakan harga bitcoin hampir tidak bisa diprediksikan, bahkan cenderung memiliki volatilitas tinggi yang tak terkendali. Ini karena fluktuasi harga bitcoin hanya mengandalkan spekulasi. Mengutip data CoinDesk, pada hari jumat 8 Desember 2017 lalu, bitcoin berada di harga US$17.000 dan langsung melemah ke harga US$15.000. Padahal harga bitcoin pertama kali hanya US$8 sampai US$9 saja.

Terkait dengan volatilitas, pergerakan harga pada trading forex bisa diprediksi dengan mengandalkan analisis fundamental dan teknikal. Volatilitas tinggi yang terjadi masih bisa diprediksi karena ada hal yang memengaruhi pergerakannya. Baik itu kondisi politik, kebijakan moneter, perubahan suku bunga, dan hal lainnya.

7. Bitcoin ilegal di Indonesia

Bank Indonesia secara resmi melarang penggunaan bitcoin. Ini tercantum pada UU No. 7 tahun 2011 tentang Mata Uang dan UU No. 6 Tahun 2009 yang menyebutkan bahwa bitcoin dan mata uang virtual lainnya bukan merupakan mata uang atau alat pembayaran yang sah di Indonesia.

Bank Indonesia juga mengatakan, tidak adanya pengawas transaksi dan regulasi pengatur, penggunaan bitcoin berpotensi menjadi sarana pencucian uang karena bentuknya yang tidak riil.

Berbeda dengan bitcoin, aktivitas forex diatur oleh UU No. 10 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas UU No. 32 Tahun 1997 tentang Perdagangan Berjangka Komoditi. Trading forex diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Oleh sebab itu, perusahaan yang menyelewengkan dana nasabah akan ditindak tegas oleh lembaga berwajib. Unsur pencucian uang pun tidak ada karena peluang untung (dan merugi) dalam trading forex jelas bisa diprediksi.

8. Negara yang melegalkan bitcoin

Hanya sedikit negara di dunia yang melegalkan penggunaan bitcoin, salah satunya:

  • Jepang: Regulasi bitcoin di Jepang diatur oleh lembaga pengelola peredaran mata uang Yen yang bernama Financial Services Agency
  • Inggris: Pemerintah Inggris bahkan menggelontorkan dana sebesar US$ 14,6 juta untuk lembaga penelitian yang terfokus pada pengembangan mata uang digital.
  • Amerika Serikat: AS termasuk negara dengan penggunaan bitcoin terbanyak di dunia. AS juga menjadi negara penyedia ATM bitcoin terbanyak di dunia.
  • Denmark: Dikenal sebagai house of cryptocurrency, Denmark termasuk negara yang mendukung penghapusan uang tunai.


9. Negara besar yang melarang peredaran bitcoin

  • Tiongkok: Awalnya Tiongkok adalah pasar bitcoin terbesar di dunia tapi karena potensibubble yang dapat merugikan negara, bitcoin kini tidak boleh lagi beredar di Tiongkok.
  • Korea Selatan: Mengikuti Tiongkok, Korea Selatan (Korsel) juga menolak bitcoin sebagai bagian dari sistem keuangan negara karena membutuhkan kontrol dan monitor yang ketat
  • Singapura: Sejumlah bank di Singapura menutup akun perusahaan yang menawarkan mata uang virtual dan jasa pembayarannya.


10. Rentan hilang karena human error

Bitcoin disimpan dalam bentuk digital atau disebut wallet file. Wallet file ini tetap harus disimpan dalam hardware yang cenderung rentan rusak, terkena virus, hilang, diretas melalui malware, bahkan terhapus tanpa sengaja. Jika terjadi sesuatu dengan hardware, maka bitcoin berisiko hilang dan tidak bisa digunakan oleh pemiliknya.

Dapat dikatakan bitcoin kini belum aman untuk dijadikan pilihan instrumen investasi Anda. Selain karena fluktuasi harga yang tidak terkendali dan hanya mengandalkan spekulasi, bitcoin juga tidak dilindungi oleh lembaga hukum.

Sebagai penutup, mengutip Reuters, Trevor Greetham dari Royal London Asset Management mengatakan, “Selama cryptocurrency hadir, mereka akan sulit untuk dianalisis, volatilitasnya yang liar, dan mungkin mengarah pada penipuan.”

Bahkan European Central Bank memprediksikan transaksi bitcoin berpotensi mengulang krisis keuangan seperti yang terjadi di Belanda pada abad ke-17.

Untuk mencoba trading forex, Anda bisa gunakan akun demo dengan Trading Tanpa Biaya yang disediakan oleh broker Anda.

Hubungi : 081329965858

askmisstrader

About askmisstrader

Jangan ragu untuk bergabung, berdiskusi dan berbincang bersama kami tentang dunia bisnis keuangan khususnya pialang berjangka. Akan ada banyak tips menarik dan analisa mendalam yang bukan sekadar curahan hati para trader tapi juga penuh dengan semangat untuk kemajuan.
Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty