Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 4 April 2016

By on April 4, 2016

Market Review Hari Ini – Data penting Non-Farm Payrolls AS menunjukkan bahwa pada bulan Maret AS berhasil menambahkan pekerjaan dengan jumlah yang lebih tinggi dibandingkan ekspektasi para ekonom. Selain itu, Institute for Supply Management (ISM) mengatakan aktivitas menufaktur AS juga bertumbuh untuk pertama kalinya dalam 6-bulan. Emas melemah hingga level 1209 pada perdagangan hari Jumat minggu lalu setelah data Non-Farm Payrolls dirilis dengan investor mengestimasi peluang dari pengaruh data ekonomi AS yang memuaskan sebagai alasan Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga acuan. Sementara itu permintaan fisik dari kawasan Asia, belum mampu mengangkat harga emas. Secara teknikal, jika sentiment negative. Kemungkinan emas akan kembali test support 1209 dan 1195. Jika sentiment positif, emas kemungkinan akan test resistance 1248 dan 1261

Pasar minyak mentah gagal memulihkan perdagangannya dari petunjuk tingkat permintaan yang lebih baik ketika dua konsumen utamanya, AS dan China, menyajikan laporan ekonomi yang memuaskan serta laporan adanya penurunan jumlah rig pengeboran minyak aktif di AS. Harga minyak mentah bergerak di kisaran 36.30 pada sesi perdagangan Asia pagi ini. Minyak bergerak melemah pada perdagangan Jumat lalu, dampak komentar pangeran Arab Saudi yang meredupkan peluang kesepakatan pembekuan produksi. Arab Saudi bersedia untuk membekukan produksinya hanya jika Iran dan produsen utama lainnya juga ikut melakukan hal yang sama, ujar Mohammad bin Salman, Deputi Putera Mahkota Arab Saudi dalam wawancaranya dengan Bloomberg.  Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak akan menguji support 35.40 dan support berikutnya 34.15. Jika sentiment positif, kemungkinan harga minyak akan menguji resistance 38.00 dan resistance berikutnya 39.00.

Dollar AS rebound dari level terendah dalam lebih dari 5-bulan terhadap beberapa major currency pada hari Jumat setelah data pekerjaan dan manufaktur AS yang lebih kuat dari perkiraan kembali mendorong harapan kenaikan suku bunga Federal Reserve. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Non Farm Payrolls bulan Maret meningkat sebesar 215.000, mematahkan estimasi 205.000 dalam survey Reuters. Rata-rata upah per jam juga bertambah 7 sen, sementara tingkat pengangguran naik ke 5,0% berkat peningkatan angka partisipasi.

Pound  Sterling terdepresiasi ke level terendah terhadap euro dalam 15 bulan karena sebuah laporan menunjukkan output manufaktur Inggris masih bertahan di dekat level terendah sejak 2013 yang menyoroti kecemasan perlambatan ekonomi di Inggris. Sterling melemah untuk hari ketiga terhadap dollar, memperpanjang penurunan dari hari Kamis ketika data menunjukkan bahwa defisit neraca berjalan melebar dengan persentase terbesar dari catatan produk domestik bruto. Pelemahan pada pound tidak terbendung meski data pertumbuhan ekonomi Inggris hari Kamis cukup positif. Markit Economics pada hari Jumat melaporkan bahwa PMI manufaktur naik ke 51 dari 50.8 di Februari. Estimsi median dalam survei ekonom menunjukkan untuk pembacaan level 51.2.

Bursa Wall Street memperpanjang rally selama 7-pekan beruntun pada hari Jumat, berhasil lepas dari tekanan akibat penurunan harga minyak, pasca data tenaga kerja dan manufaktur domestik yang positif. Penguatan bursa saham terbatasi oleh penurunan sebesar 1.3% pada sektor energy S&P 500 seiring penurunan harga minyak hampir sebesar 4% di tengah pesimisme adanya kesepakatan pembekuan produksi. Dow Jones menguat sebanyak 107.66 poin, atau sebesar 0.61% menuju level 17,792.75, S&P 500 ditutup naik sebanyak 13.04 poin, atau sebesar 0.63%, pada level 2,072.78 sementara Nasdaq naik sebanyak 44.70 poin, atau sebeasr 0.92% pada level 4,914.54.

Bursa saham Jepang Nikkei, melanjutkan pelemahan di awal pekan Senin (4/4/2016), penguatan Yen masih memberikan beban terhadap pergerakan Nikkei. Sepanjang pekan lalu Nikkei melemah akibat data-data ekonomi Jepang yang variatif, serta yen yang terus menguat terhadap dollar. Data terakhir yang dirilis hari Jumat, menunjukkan tingkat keyakinan perusahaan manufaktur Jepang memburuk di kuartal pertama tahun ini. Data yang dirilis oleh Bank of Japan (BoJ) tersebut menunjukkan sentimen perusahaan manufaktur besar Jepang turun menjadi 6 pada periode Januari-Maret, dibandingkan dengan kuartal sebelumnya sebesar 12.

newsssss

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart EURJPY timeframe 4 Jam terlihat formasi Channel Up, kemungkinan penurunan ke 126.700

Klik gambar untuk memperbesar

EURJPY.mH4

Pada Chart GBPCHF timeframe Harian terlihat formasi Descending Triangle, kemungkinan penurunan ke 1.33900

Klik gambar untuk memperbesar

GBPCHF.mDaily

askmisstrader

About askmisstrader

Jangan ragu untuk bergabung, berdiskusi dan berbincang bersama kami tentang dunia bisnis keuangan khususnya pialang berjangka. Akan ada banyak tips menarik dan analisa mendalam yang bukan sekadar curahan hati para trader tapi juga penuh dengan semangat untuk kemajuan.
Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty