Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 3 Mei 2016

By on May 3, 2016

Market Review Hari Ini – Dollar AS yang terus tertekan pasca rapat moneter Federal Reserve yang memutuskan mempertahankan suku bunga. Ditambah dengan pertumbuhan ekonomi AS yang di bawah dari estimasi, serta inflasi yang masih rendah. Hal ini membuat pergerakan emas menyentuh level 1303 pada perdagangan kemarin, merupakan level tertinggi dalam 15 bulan terakhir. Namun menjelang sesi Amerika, emas mengalami taking profit dan kembali bergerak dikisaran 1290-an. Dengan banyaknya pasar di Asia dan London yang ditutup untuk libur nasional, kondisi tersebut meredam momentum terhadap logam mulia, yang membukukan reli mingguan terbesar sejak awal Februari pada pekan lalu, naik lebih dari 5%. Secara teknikal, jika sentiment negative kemungkinan emas akan kembali test support 1284 dan 1268. Jika sentiment positif, emas kemungkinan akan test resistance 1310 dan 1317

Harga minyak terkoreksi ke level 44.52, beberapa fundamental yang membuat harga minyak terkoreksi diantaranya adalah Sentimen negatif untuk minyak dari Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) yang melaporkan produksi di bulan April naik menjadi 32,64 barel per hari, hampir mencapai level puncak kartel minyak tersebut. Selain itu ekspor minyak Rusia naik 7% menjadi 3,117 juta barel per hari di bulan April. Sedangkan dari Negara Iran bagian selatan adanya kenaikan ekspor dari 3.286 juta barel pada bulan maret, mengalami kenaikan pada bulan april menjadi 3,364 juta barel. Disisi lain, sentimen positif datang dari AS dimana jumlah produksi hariannya kembali menurun. Sementara jumlah rig yang aktif kembali berkurang sebanyak enam rig pada pekan lalu. Analis mengatakan kenaikan harga minyak belakangan ini belum cukup menggoda produsen untuk kembali melakukan pengeboran minyak. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak akan menguji support 44.00 dan support berikutnya 43.50. Jika sentiment positif, kemungkinan harga minyak akan menguji resistance 45.80 dan resistance berikutnya 46.77.

Dollar AS masih dalam tekanan pada hari Senin, membawa EURUSD naik menembus level 1.15000 untuk pertama kalinya sejak bulan Agustus 2015. Para pelaku pasar melihat kemungkinan Federal Reserve belum akan menaikkan suku bunga di tahun ini, yang membuat dollar terus tertekan. Perhatian pelaku pasar saat ini tertuju pada data tenaga kerja AS yang akan dirilis hari Jumat. Selain itu, data akhir indeks aktivitas manufaktur zona euro bulan April lebih tinggi dari rilis awal, yang menjadi sentimen positif bagi euro. Euro versus Dollar naik dan menembus level 1.15000 menjelang Mario Draghi memberikan komentarnya ke publik. Jika Dollar AS masih melemah, secara teknikal EURUSD kemungkinan akan test ke level 1.16000.

Aussie mengalami penguatan pada perdagangan kemarin, sejak sesi Asia sampai menjelang sesi Amerika tutup, aussie naik ke level 0.76802 pada sesi Asia pagi ini. Nanti jam 11.30 RBA mengumumkan suku bunga dan akan mengeluarkan kebijakan moneternya.  Tampaknya prediksi dari beberapa analis, RBA akan menahan suku bunganya 2.00%, secara teknikal kemungkinan Aussie akan test ke level 0.7800 – 0.78500 jika RBA menahan suku bunganya. Namun jika RBA memotong suku bunganya maka kemungkinan Aussie akan bergerak turun dan test ke level 0.75000.

Sterling sempat mendekati level 1.47000 namun kembali melemah ke level 1.46500. Inggris semakin mendekati hari referendum bulan juni. Beberapa analis memperkirakan, Sterling versus Dollar AS kemungkinan akan test ke level 1.48000 – 1.49000 ketika mendekati referendum.

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan gap Up dilevel 20946. Sementara itu Nasdaq Composite berhasil menghentikan kerugian 7-sesi beruntun pada hari Senin seiring saham AS bangkit dari penurunan mingguan terbesar sejak bulan Februari. Kinerja apik saham-saham teknologi seperti Amazon.com Inc. dan Netflix Inc. telah membantu Nasdaq Composite beranjak 0,88% lebih tinggi untuk ditutup di 4,817.59, yang menjadi kenaikan harian terbaik sejak 13 April. S&P 500 terapresiasi 0,78% ke 2,081.43, dengan kenaikan 1,4% menempatkan sektor kebutuhan konsumen sebagai yang terbaik di antara 10 sektor. Sedangkan Dow Jones Industrial Average menguat 0,66% ke 17,891.16, dipimpin oleh kenaikan saham Home Depot dan Goldman Sachs yang memberikan kontribusi sekitar 30 poin untuk indeks blue-chips ini.

Indeks saham Eropa berakhir sebagian besar lebih rendah pada hari Senin karena saham perbankan yang jatuh di beberapa pasar regional, meskipun indeks saham Jerman naik berkat saham di sektor farmasi dan asuransi. Aktivitas berjalan cukup lesu dengan tidak aktifnya pasar keuangan London, yang ditutup untuk memperingati hari libur May Day. Indeks FTSE MIB Italia turun 1%, sementara itu indeks IBEX 35 berakhir sedikit berubah di 9,022.10. Indeks CAC 40 Perancis naik 0.3% menjadi 4,442.75. Dan indeks DAX 30 Jerman naik 0.8% untuk berakhir di 10,123.27.

NEWS

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart GBPJPY timeframe 1 Jam terlihat formasi Flag, kemungkinan penurunan ke 155.300

Klik gambar untuk memperbesar

GBPJPY.mH1

askmisstrader

About askmisstrader

Jangan ragu untuk bergabung, berdiskusi dan berbincang bersama kami tentang dunia bisnis keuangan khususnya pialang berjangka. Akan ada banyak tips menarik dan analisa mendalam yang bukan sekadar curahan hati para trader tapi juga penuh dengan semangat untuk kemajuan.
Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty