Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 29 Februari 2016

By on February 29, 2016

Market Review Hari Ini – Penguatan Dollar AS dan naiknya bursa saham global telah membuat emas kembali melemah hingga $ 1211 pada perdagangan hari jumat minggu lalu. Pertumbuhan ekonomi Amerika di kuartal IV direvisi naik, dan meredakan kecemasan akan kemungkinan resesi yang dialami AS. Meskipun sempat melemah pada jumat minggu lalu oleh serangkaian data ekonomi Amerika namun pada pagi ini, sesi Asia Emas bergerak di area $ 1223. Penguatan emas pada tahun ini sekitar 16% mendapatkan dorongan besar dari sentimen risk aversion saat pasar saham jatuh dan harga minyak mentah merosot dalam kecemasan perlambatan ekonomi global. Secara teknikal, jika sentiment negative masih mempengaruhi pergerakan emas, kemungkinan emas akan kembali test support $ 1209 dan support berikutnya $ 1196. Jika sentiment positif, emas kemungkinan akan test resistance $ 1238 dan $ 1253.

Minggu lalu Baker Huges melaporkan jumlah rig yang beroperasi di AS berkurang sebanyak 13 pada pekan lalu, menjadi 400. Pada waktu yang sama di tahun lalu, jumlah rig yang akhif sebanyak 986. Minyak sempat menguat mendekati level tertinggi dua bulan dikisaran $ 34.67 setelah dirilis data menunjukkan ekonomi AS tumbuh 1,0% di kuartal IV 2015. Kenaikan tersebut merupakan hasil revisi dari rilis awal sebesar 0,7%, dan mematahkan perkiraan penurunan menjadi 0,4% oleh para ekonom. Disisi lain sentiment positif juga datang dari gangguan pada pipa saluran minyak Iran dan Nigeria yang diperkirakan mengurangi suplai lebih dari 800.000 barel di pasar minyak tiap harinya. Pada sesi perdagangan Asia pagi ini, harga minyak bergerak di area $ 32.90. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak akan menguji support $ 32.00 dan support berikutnya $ 31.00. Jika sentiment positif, kemungkinan harga minyak akan menguji resistance $ 35.40 dan resistance berikutnya $ 36.10.

Yen Jepang melemah terhadap Dollar AS setelah secara tidak terduga pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal keempat direvisi menjadi lebih tinggi, sementara inflasi Jepang sendiri masih tetap jauh dari target bank sentral. Consumer Price Index (CPI) Jepang stagnan pada bulan Januari tidak beranjak jauh dari dekat level nol. Bank of Japan (BoJ) masih berada jauh dari target inflasinya yaitu 2% meskipun telah memutuskan untuk mengadopsi suku bunga negatif. Indeks lain dari Bank of Japan (BoJ) yang mengecualikan harga energi juga mengindikasikan melambatnya inflasi, mensinyalkan tingkat konsumsi yang lemah dan penurunan harga impor membuat perusahaan enggan menaikkan harga untuk beragam produk.

Pidato pembukaan pertemuan G20, kepala bank sentral Inggris (Bank of England/BOE)  Mark Carney, mengingatkan langkah pemotongan suku bunga negatif oleh bank sentral-bank sentral dunia ditengah kondisi ekonomi global yang buruk saat ini, berpeluang menempatkan perekonomian global terjebak kedalam kondisi keseimbangan pertumbuhan, inflasi, dan suku bunga yang rendah. Pertumbuhan ekonomi selama 7 tahun terakhir bergerak melemah disebabkan makin dalamnya krisis finansial dunia dan Eropa. Sterling lawan Dollar AS terus melemah hingga perdagangan sesi asia pagi ini dikisaran 1.38410. Sterling terjatuh setelah AS mengumunkan pertumbuhan ekonominya pada kuartal keempat melaju lebih cepat dibandingkan estimasi sebelumnya. Sterling juga tertekan dengan ekspektasi keluarnya Inggris dapat meredupkan peluang kenaikan suku bunga Bank of England (BoE).

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan open gap down di area 19331. Bursa Wall Street berakhir variatif pada hari Jumat akibat minyak yang berbalik melemah serta data inflasi AS yang meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga di tahun ini. Indeks Dow Jones turun 0.34%. S&P 500 turun 0.19%. Indeks Nasdaq naik 0.18%.  Secara teknikal, jika sentiment negative kemungkinan indeks saham hangseng akan menguji support 19000 dan jika sentiment positif kemungkinan indeks saham hangseng akan menguji resistance 19750.

newsss

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart CLS10 timeframe 4 Jam, terlihat formasi Inverse Head and Shoulders, kemungkinan kenaikan ke 35.50

Klik gambar untuk memperbesar

CLS10H4

Pada Chart NZDUSD timeframe 1 Jam, terlihat formasi Channel Up, kemungkinan penurunan ke 0.65300

Klik gambar untuk memperbesar

NZDUSD.mH1

askmisstrader

About askmisstrader

Jangan ragu untuk bergabung, berdiskusi dan berbincang bersama kami tentang dunia bisnis keuangan khususnya pialang berjangka. Akan ada banyak tips menarik dan analisa mendalam yang bukan sekadar curahan hati para trader tapi juga penuh dengan semangat untuk kemajuan.
Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty