Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 22 April 2016

By on April 22, 2016

Market Review Hari Ini – Keputusan European Central Bank yang memutuskan untuk mempertahankan suku bunga, sesuai ekspektasi pasar, telah memberikan efek menguatnya hingga ke level 1270. Namun ketika sesi tanya jawab, Gubernur ECB Mario Draghi mengatakan bahwa kebijakan akan tetap longgar selama dibutuhkan sehingga memicu aksi jual euro yang akhirnya membuat dollar pulih dan menekan harga emas turun hingga ke level 1246. Sedikitnya data ekonomi AS dalam minggu ini, yang selama ini menggerakan harga emas, para pelaku pasar emas beralih pada kebijakan ECB dan komentar dari Gubernur ECB Mario Draghi yang dapat menggerakan harga emas. ECB mempertahankan kebijakan moneter longgar dan suku bunga acuan di level rendah meskipun mendapatkan kritikan dari negara perekonomian terbesar di Eropa, Jerman. Presiden ECB Mario Draghi bahkan mengumumkan rencana terbaru bank sentral untuk membeli obligasi perusahaan mulai bulan Juni.  Secara teknikal, jika sentiment negative kemungkinan emas akan kembali test support 1236 dan 1225. Jika sentiment positif, emas kemungkinan akan test resistance 1264 dan 1281.

Pada perdagangan kemarin, harga minyak melemah dari level tertinggi tahun 2016, karena dollar yang menguat setelah pernyataan yang dovish dari presiden European Central Bank Mario Draghi terhadap kemungkinan pemangkasan suku bunga di masa mendatang sebelum akhir tahun. Pelemahan di harga minyak datang sehari setelah harga minyak melonjak hampir 7% untuk menyentuh level tertinggi sejak awal November. Meskipun melemah tipis pada hari perdagangan Kamis, harga minyak WTI masih melonjak lebih dari 50% sejak menyentuh level terendah dalam 13 tahun di tanggal 11 Februari di $26.05 per barel. Pada sesi perdagangan Asia pagi ini, harga minyak naik perlahan dengan data jumlah rig AS dari Baker Hughes yang akan dirilis malam nanti diperkirakan masih pada ekspektasi yang sama. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak akan menguji support 42.20 dan support berikutnya 41.30. Jika sentiment positif, kemungkinan harga minyak akan menguji resistance 45.00 dan resistance berikutnya 45.70.

Penguatan sampai dengan 0,9% EURUSD tidak bertahan lama dengan valuasi yang berbalik turun setelah pasar mencerna informasi dari konferensi pers bank sentral. EURUSD naik sampai dengan 1.1395 setelah European Central Bank (ECB) mempertahankan suku bunga rendah dan kebijakan moneter longgar. Namun EURUSD kemudian menurun mencerna pernytaan Presiden ECB bahwa suku bunga akan bertahan atau menjadi turun untuk periode yang lebih lama. Selanjutnya, trader akan fokus pada pertemuan moneter Federal Reserve dan Bank of Japan pada pekan depan.

GBPUSD dan EURGBP stagnan meskipun data menunjukkan penjualan ritel Inggris kembali turun pada bulan Maret. Namun beberapa jajak pendapat mengindikasikan warga Inggris akan memilih untuk bertahan dalam Uni Eropa. Penjualan ritel Inggris turun 1,3% pada bulan lalu, pertanda lain perekonomian Inggris mungkin melambat. Data ini muncul sehari setelah data lain menunjukkan jumlah pengangguran di Inggris bertambah dan pertumbuhan upah melambat dalam 3-bulan sampai bulan Februari. Jajak pendapat terbaru dari Ipsos MORI menunjukkan pendukung “Bertahan” lebih unggul 10 poin dibandingkan pendukung “Keluar.” Jajak pendapat TNS juga menunjukkan pola yang sama.

Jumlah klaim pengangguran Amerika turun sebanyak 6,000 menjadi 247,000 pekan lalu, angka terendah sejak November 1973, menurut Departemen Tenaga Kerja.

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan open gap down di area 21374. Bursa Wall melemah pada hari Kamis, menghentikan penguatan tiga hari beruntun, penurunan besar terjadi di sektor consumer staples, telekomunikasi, dan utilitas yang membebani indeks-indeks utama. Investor memperhatikan laporan earning yang variatif, sementara minyak melemah setelah menguat dua sesi beruntun. Indeks S&P 500 berakhir melemah 0,5% menjadi 2.091,48, sembilan dari 10 sektor mengalami penurunan, dipimpin sektor utilitas dan telekonomikasi. Indeks Dow Jones melemah 0,6% menjadi 17.982,52. Dan Nasdaq turun 0,1% menjadi 4.948,89.

Indeks Saham Jepang turun dari level tertinggin dalam 11 pekan pada hari Jumat karena yen yang mempertahankan penguatannya dan pendapatan dari perusahaan teknologi mulai dari Sony Corp sampai Alphabet Inc hentikan reli indeks saham di Tokyo dan New York.  Pada jam 08.31 wib, Indeks Saham Nikkei diperdagangan dilevel 17270 sedangan Yen diperdagangkan dilevel 109.310 perdollar AS.

Analis dari Nomira Holdings Inc di Tokyo mengatakan bahwa setelah reli yang kuat, indeks saham AS menjadi terkoreksi, yang mana itu membebani indeks saham Jepang. Hasil pendapatan perusahaan AS kurang menggembirakan, sehingga tidak sulit untuk investor mengambil untung di indeks saham AS. Investor juga mulai memangkas posisi menjelang akhir pekan.

newssss

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart CLS10 timeframe 1 Jam terlihat formasi Channel Up, kemungkinan penurunan ke 41.50

Klik gambar untuk memperbesar

CLS10H1

askmisstrader

About askmisstrader

Jangan ragu untuk bergabung, berdiskusi dan berbincang bersama kami tentang dunia bisnis keuangan khususnya pialang berjangka. Akan ada banyak tips menarik dan analisa mendalam yang bukan sekadar curahan hati para trader tapi juga penuh dengan semangat untuk kemajuan.
Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty