Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 13 Mei 2016

By on May 13, 2016

Market Review Hari Ini – Emas sempat melambung ke area pasca dirilisnya data US berupa klaim pengangguran Namun emas gagal mempertahankan penguatannya dengan beberapa Federal Open Market Committee yang mensinyalkan dukungan kenaikan suku bunga dalam masing-masing pidatonya yang berefek mendukung penguatan dolar AS. Ketua Fed, Janet Yellen mengatakan untuk pendekatan secara bertahap untuk kenaikan suku bunga AS. Pergerakan emas sangat sensitif terhadap komentar penjabat The Fed terkait suku bunga serta data ekonomi AS. Selanjutnya, pasar emas akan menantikan data ritel dan Producer Price Index (PPI) yang dijadwalkan rilis hari Jumat sebelum data industri China pada hari Sabtu. Data AS yang positif berpotensi membebani emas sementara indikasi perlambatan ekonomi China berpotensi menopang perdagangan emas pekan depan.Secara teknikal, jika sentiment negative kemungkinan emas akan kembali test support 1249 dan 1237. Jika sentiment positif, emas kemungkinan akan test resistance 1288 dan 1295.

Menteri Perminyakan Nigeria mengatakan jika produksi minyak nigeria berkurang sekitar 600.000 barel. Sementara itu Wakil Menteri Perminyakan Irak mengatakan jika produksi minyak Irak sekitar 3.8 juta barel sama seperti produksi bulan April. Setidaknya beberapa berita fundamental telah membuat harga minyak tetap bertahan diatas level  40-an. Pada perdagangan kemarin, harga minyak sempat menyentuh level 47 merupakan harga tinggi dalam 6 bulan terakhir, dengan memanfaatkan pelemahan dollar AS pasca data klaim pengganguran dirilis. Sementara itu International Energy Agency dalam laporan bulanannya merasa optimis permintaan akan bertumbuh terutama di India dan China, sementara suplai di negara-negara non-OPEC akan berkurang. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak akan menguji support 45.00 dan support berikutnya 44.22. Jika sentiment positif, kemungkinan harga minyak akan menguji resistance 47.74 dan resistance berikutnya 48.48. Formasi pattern double top timeframe 4 jam, jika berhasil ditembus resistance-nya, kemungkinan harga akan menuju level 50.

Pound Sterling sempat menguat terhadap dollar pada hari Kamis setelah para pembuat kebijakan BoE yang dipimpin oleh Gubernur Mark Carney mempertahankan suku bunga, walaupun mereka juga memperingatkan untuk adanya penurunan “tajam” di mata uang dan memburuknya outlook ekonomi jika Inggris memilih untuk meninggalkan Uni Eropa pada bulan depan. Sterling menanjak terhadap sebagian besar mata uang karena minutes dari pertemuan BoE menunjukkan bahwa sembilan anggota Monetery Policy Committee memilih untuk mempertahankan suku bunga acuan di rekor terendah 0.5%. Secara teknikal, support sterling berada di area 1.44000 jika berhasil ditembus kemungkinan akan tes support selanjutnya 1.43500 sedangkan level resistance berada diarea 1.45500

Yen melemah terhadap mata uang utama lainnya pada hari Kamis pada spekulasi pelonggaran moneter lebih lanjut dari Bank of Japan paling cepat terjadi bulan depan. Mata uang Jepang melemah untuk ketiga kalinya dalam empat hari terhadap dollar setelah Reuters melaporkan bahwa Takatoshi Ito mengatakan bahwa BoJ dapat melakukan pelonggaran di bulan Juni atau Juli jika indikator inflasi melemah dan harga saham turun. Yen juga mendapatkan tekanan karena harga minyak yang naik untuk hari ketiga, meredam permintaan untuk aset havens. Range USDJPY dikisaran 105 – 111.

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan gap down dilevel 19693. Indeks Saham AS ditutup melemah pada hari Kamis, tertekan oleh penurunan saham sektor kesehatan dan teknologi, seiring trader fokus pada harga minyak dan menantikan data penjualan ritel pada hari Jumat. Saham Apple turun sebanyak 2.37% menuju level terendah sejak Juni 2014. S&P 500 ditutup melemah tipis, seiring pelemahan pada saham sektor kesehatan, teknologi, dan industri menutupi penguatan pada sebagian besar sektor yang dipimpin oleh sektor telekomunikasi. Dow Jones berhasil mempertahankan penguatan kurang dari 10 poin, dengan penguatan dipimpin oleh saham Boeing dan saham Apple memimpin pelemahan. Saham Apple sempat anjlok lebih dari 2% menuju level rendah 52-pekan dan menyeret Nasdaq turun, yang mana ditutup melemah hampir 0.50% setelah sempat anjlok sebanyak 1%.

Bursa Eropa mengikuti fluktuasi dalam pasar minyak mentah lalu akhirnya ditutup di area negatif. Pasar mencerna keputusan Bank of England (BoE) yang mempertahankan kebijakan moneternya namun menurunkan proyeksi pertumbuhan dalam ketidakpastian referendum Uni Eropa (UE) yang dapat mengganggu ekonomi Inggris jika hasilnya adalah keluar dari UE atau Brexit. Indeks DAX Jerman pimpin pelemahan refional dalam spekulasi dua perusahaan kimia Jerman, Bayer dan BASF, yang secara terpisah berencana membeli perusahaan kimia AS, Monsanto. Indeks FTSE 100 Inggris ditutup turun 0,95% atau 58.30 poin lebih rendah di level 6104.19 mengikuti indeks DAX Jerman berakhir turun 1,13% atau lebih rendah 113.20 poin di level 9862.12.

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart XAUUSD timeframe 1 Jam, terlihat formasi Rising Wedge, kemungkinan penurunan ke 1255

Klik gambar untuk memperbesar

XAUUSD.mH1

askmisstrader

About askmisstrader

Jangan ragu untuk bergabung, berdiskusi dan berbincang bersama kami tentang dunia bisnis keuangan khususnya pialang berjangka. Akan ada banyak tips menarik dan analisa mendalam yang bukan sekadar curahan hati para trader tapi juga penuh dengan semangat untuk kemajuan.
Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty