Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 12 April 2016

By on April 12, 2016

Market Review Hari Ini – Dollar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama pada hari Senin. Hal ini dimanfaatkan emas yang melonjak ke level tertinggi dalam hampir tiga pekan pada hari perdagangan Senin seiring lesunya pergerakan pasar ekuitas global dan Dollar AS memicu permintaan untuk logam mulia. Pada sesi asia pagi ini emas sempat menguat ke level 1259. Lemahnya data ekonomi AS serta ketidakpastian kebijakan moneter AS telah memicu risk aversion, meningkatkan daya tarik emas dan aset lainnya yang menyandang status safe haven termasuk yen Jepang. Mundurnya ekspektasi kenaikan suku bunga AS telah membuat emas di periode Januari-Maret membukukan kinerja kuartalan terbaik dalam hampir 30 tahun terakhir. Ekspektasi tersebut mendorong penguatan komoditas bersama dengan bursa saham. The Fed akan melaksanakan rapat kebijakan pada minggu terakhir bulan ini. Secara teknikal, jika sentiment negative. Kemungkinan emas akan kembali test support 1232 dan 1226. Jika sentiment positif, emas kemungkinan akan test resistance 1271 dan 1283.

Pada sesi perdagangan Asia pagi ini, harga minyak masih bertahan diatas level 40. Sempat tergelincir ke level 39.23 pada perdagangan kemarin, sejumlah bank mengikis harapan bahwa hasil pertemuan produsen minyak di Qatar hari Minggu nanti dapat memperbaiki keseimbangan permintaan dan suplai saat ini. Analis Goldman Sachs, yang memperkirakan harga rata-rata minyak pada $35 per barel di kuartal kedua, memperingatkan bahwa hasil pertemuan tersebut mungkin akan bearish untuk harga minyak.Barclays juga memperingatkan bahwa pertemuan tersebut mungkin akan memiliki dampak yang terbatas mengingat sejumlah negara produsen minyak yang berpotensi menaikkan output kemungkinan tidak akan terlibat dalam pembekuan output. Negara produsen minyak Azerbaijan, yang mengikuti pertemuan di Doha nanti, mengatakan bahwa outputnya telah turun sekitar 1.6% di kuartal pertama dibandingkan setahun llau menjadi 10.496 juta ton. Bagaimanapun juga, analis memperkirakan bahwa outlook jangka panjang minyak akan menjadi kurang bearish, seiring meningkatnya permintaan. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak akan menguji support 39.00 dan support berikutnya 38.00. Jika sentiment positif, kemungkinan harga minyak akan menguji resistance 41.60 dan resistance berikutnya 42.50.

Dollar AS terjun ke level terendah 7 bulan akibat spekulasi bahwa Federal Reserve tidak akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat mendorong investor untuk berburu yield di luar AS. Indeks dollar turun sekitar 0,2% pada hari Senin. The Fed saat ini sedang menilai kekuatan perekonomian domestik dan perlambatan pertumbuhan di luar negeri seiring mencoba untuk menaikkan suku bunga 2 kali tahun ini. Kecemasan perlambatan internasional, terutama di China, akan menyebar ke AS telah menjegal rencana bank sentral AS dan meningkatkan daya tarik aset di luar negeri.

Sterling menguat hampir sebesar 1% terhadap euro dan dollar pada hari Senin, seiring spekulan memangkas posisi terhadap pound pasca penguatan bursa saham Eropa, mendongkrak mata uang yang cenderung bergerak searah dengan aset beresiko. Sebelumnya, pound memulai pekan ini dengan pelemahan, diperdagangkan dekat level terendah dalam 28 bulan, dalam kecemasan mengenai keluarnya Inggris dari Uni Eropa. Sterling telah melemah lebih dari 7% sejak awal tahun dalam kecemasan bahwa Inggris akan memilih untuk meninggalkan Uni Eropa dalam referendum tanggl 23 Juni. Bertambahnya peluang Brexit akan mendorong pound turun lebih dalam lagi.

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan open gap down di area 20432. Bursa Wall ditutup berakhir melemah, keraguan akan earning perusahaan membuat bursa turun ke zona merah di akhir perdagangan, mengabaikan reli harga minyak mentah. Pergerakan tiga indeks utama mirip dengan hari Jumat, dimana penurunan tajam terjadi menjelang perdagangan berakhir. Indeks Dow Jones berakhir melemah sekitar 20 poin atau 0,1% menjadi 17.556,41, setelah sempat menguat 150 poin. Indeks S&P 500 berakhir melemah 5,61 poin atau 0,3% menjadi 2.041,99, sementara Nasdaq Composite kehilangan 17,29 poin atau 0,4% menjadi 4.833,40.Secara teknikal, jika sentiment negative kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan menguji support 20000 dan jika sentiment positif kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan menguji resistance 20700.

Bursa saham Jepang menguat, ditopang oleh saham eksportir, setelah Yen hentikan penguatan selama tujuh hari yang sempat membuat mata uang Jepang menyentuh level terkuat dalam 1 1/2 tahun. Indeks Saham Nikkei dibuka dengan gap down dilevel 15700 namun berhasil menutup gap dan mencapai harga tinggi sementara di level  15920.

newsssssss

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart XAUUSD timeframe 30Menit  terlihat formasi Rising Wedge, kemungkinan penurunan ke 1251

Klik gambar untuk memperbesar

XAUUSD.mM30

askmisstrader

About askmisstrader

Jangan ragu untuk bergabung, berdiskusi dan berbincang bersama kami tentang dunia bisnis keuangan khususnya pialang berjangka. Akan ada banyak tips menarik dan analisa mendalam yang bukan sekadar curahan hati para trader tapi juga penuh dengan semangat untuk kemajuan.
Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty