Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 11 Mei 2016

By on May 11, 2016

Market Review Hari Ini – Harga emas berakhir di level $1265.48 per troy ons pada perdagangan hari Selasa (10/5) atau naik 0,25% dibandingkan harga penutupan sesi sebelumnya. Dollar AS yang kuat biasanya membebani emas, karena itu meredupkan daya tarik logam mulia sebagai aset alternatif dan membuat komoditas yang berdenominasi dollar menjadi lebih mahal untuk para pemegang mata uang lainnya. Logam mulia juga melemah setelah lowongan pekerjaan JOLTS AS bulan Maret dilaporkan lebih baik dari prediksi. Namun emas perlahan menguat seiring kenaikan harga minyak yang menopang pasar komoditas. Dolar AS memperpanjang reli terhadap pasangan mata uang utamanya seiring komentar beberapa pejabat Fed beberapa hari terakhir yang membuat investor meyakini masih ada peluang kenaikan suku bunga AS pada rapat moneter Fed bulan Juni. Secara teknikal, jika sentiment negative kemungkinan emas akan kembali test support 1251 dan 1245. Jika sentiment positif, emas kemungkinan akan test resistance 1284 dan 1296.

American Petroleum Institute ( API ) melaporkan stok minyak mentah di Amerika mengalami kenaikan 3,4 juta barel sedangkan previousnya 1,3 juta barel.  Untuk stok bensin naik 271.000 barel. Data stok minyak mentah AS versi Energy Information Administration ( EIA ) akan dirilis nanti malam jam 21.30 WIB.  Sementara itu dari sisi fundamental lainnya CEO Saudi Aramco, Amin Nasser mengatakan bahwa negara akan terus meningkatkan produksi dan mereka berharap harga akan naik. Pada perdagangan kemarin, Harga minyak naik sampai dengan lebih dari $1.50 per barel berkat proyeksi optimis serta pengurangan suplai di Nigeria dan Kanada. Kebakaran di Alberta telah menghapuskan produksi minyak Kanada sekitar 1,6 juta barel per hari. Ketegangan di Nigeria, produsen minyak terbesar Afrika, membuat produksi minyaknya mendekati level rendah 22-tahun. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga minyak akan menguji support 43.43 dan support berikutnya 42.34. Jika sentiment positif, kemungkinan harga minyak akan menguji resistance 45.86 dan resistance berikutnya 46.95.

Yen melemah untuk hari kedua setelah Menteri Keuangan Jepang mengatakan bahwa pemerintah dapat melakukan intervensi untuk menstabilkan pasar valutas asing jika diperlukan. Mata uang Jepang melemah terhadap dollar setelah Menteri Keuangan Jepang Taro Aso, yang berbicara di parlemen di Tokyo pada hari Selasa, menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak keberatan dengan kebijakan di negara-negara Asia. Komentarnya datang sehari setelah dia mengatakan bahwa “wajar jika Jepang melakukan intervensi” di pasar valuta asing. Yen menembus level 109 dan jika intervensi dilakukan lagi, kemungkinan Yen akan mencoba test resistance kuat dilevel 111.

Sterling menguat, hentikan pelemahan terpanjang beruntun terhadap dollar sejak bulan Januari, karena sebuah laporan menunjukkan defisit perdagangan Inggris tidak sebesar yang diperkirakan analis. Sterling juga mendapatkan dukungan dari meningkatnya dukungan internasional untuk kampanye Inggris agar bertahan di Uni Eropa sebelum refrendum keanggotaan mereka pada bulan depan. Total defisit perdagangan menyempit menjadi 3.8 miliar pound ($5.5 miliar) di bulan Maret dari bulan Februari yang direvisi menjadi 4.3 miliar poin, serta dibandingkan dengan defisit 4.2 miliar pound yang diprediksi analis. Super Thusday yang ditunggu oleh pelaku pasar, dimana BoE akan mengumumkan inflasi Inggris dan suku bunga terbaru.

Indeks Saham Hangseng dibuka dengan gap up dilevel 20230. Indeks Saham AS ditutup menguat lebih dari 1% pada hari Selasa, terbantu oleh pelemahan yen terhadap dollar dan kenaikan harga minyak mentah. Ketiga indeks utama ditutup menguat sekitar 1.25% dalam sesi perdagangan bervolume tinggi, dengan Dow menguat sekitar 222 poin, Saham Goldman Sachs dan IBM berkontribusi terhadap sebagian besar penguatan, sementara saham Pfizer dan Wal-Mart merupakan satu-satunya saham yang melemah. Saham sektor energi, bahan baku, dan industri menguat lebih dari 1.7% untuk memimpin penguatan pada sektor-sektor di S&P 500. Saham Amazon.com, Microsoft dan Alphabet menopang penguatan Nasdaq, yang mana meraih rally 3-harian pertama sejak awal April.

Bursa saham Jepang, melanjutkan reli di awal perdagangan Rabu (11/5/2016), menguat lebih dari 1% menyusul kurs Yen yang terus melemah. Pada perdagangan Selasa kemarin Nikkei berhasil menguat 2,15%.

Sejak awal pekan, kurs yen terus melemah pasca merespon pernyataan-pernyataan Meneri Ekonomi Jepang, Taro Aso. Yen saat ini diperdagangkan di atas 109 per Dollar, dibandingkan dengan hari Senin yang berada di level 107.

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart XAUUSD timeframe 4 Jam terlihat formasi Falling Wedge, kemungkinan kenaikan ke 1280

Klik gambar untuk memperbesar

XAUUSD.mH1

askmisstrader

About askmisstrader

Jangan ragu untuk bergabung, berdiskusi dan berbincang bersama kami tentang dunia bisnis keuangan khususnya pialang berjangka. Akan ada banyak tips menarik dan analisa mendalam yang bukan sekadar curahan hati para trader tapi juga penuh dengan semangat untuk kemajuan.
Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty