Data Ekonomi Kurang Apik, Dollar Melemah

By on May 27, 2016

Dollar melemah pada hari Kamis setelah data ekonomi AS menunjukkan lemahnya rencana belanja dunia usaha, yang sedikit meredam prospek kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve di bulan Juni atau Juli.

Indeks dollar terhadap mata uang utama melemah sekitar 0,3% pada perdagangan Rabu. Berdasarkan FedWatch CME Group di hari Kamis, pasar memperkirakan kemungkinan kenaikan suku bunga di bulan Juni sebesar 26%, atau menurun dari hari sebelumnya sebesar 38%.

Pesanan barang tahan lama non-pertahanan selain pesawat, yang dilihat sebagai rencana belanja modal dunia usaha, turun 0,8% setelah bulan sebelumnya turun 0,1%, dan telah negatif dalam tiga bulan beruntun.

Turunnya klaim tunjangan penganguran mingguan AS menjadi 268.000 pada pekan lalu, dari pekan sebelumnya 278.000 belum mampu membantu dollar melanjutkan penguatan.

Dollar baru mampu memangkas penurunan setelah Gubernur Federal Reserve, Jerome Powell, yang juga merupakan anggota pembuat kebijakan moneter pemanen mengatakan kenaikan suku bunga “segera dilakukan” jika data-data mengkonfirmasi berlanjutnya pertumbuhan ekonomi dan pasar tenaga kerja yang bagus.

Fokus selanjutnya tertuju pada data Prelim Gross Domestic Product (GDP) AS, serta chairwomen Federal Reserve, Janet Yellen, yang dijadwalkan berbicara pada pukul 0.15 WIB (Sabtu dini hari).

askmisstrader

About askmisstrader

Jangan ragu untuk bergabung, berdiskusi dan berbincang bersama kami tentang dunia bisnis keuangan khususnya pialang berjangka. Akan ada banyak tips menarik dan analisa mendalam yang bukan sekadar curahan hati para trader tapi juga penuh dengan semangat untuk kemajuan.
Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty